Tujuan fungsional pemanas udara regeneratif adalah partisipasinya dalam dua proses yang saling berhubungan:

  • Pemanasan udara yang masuk ke boiler;
  • Mengurangi konsumsi bahan bakar yang dibutuhkan untuk memanaskannya;

Hasilnya adalah peningkatan efisiensi unit ketel, serta penghematan bahan bakar yang signifikan (data penghematan bahan bakar aktual setelah memasang pengepakan SMKA®). Nilai fungsional pemanas awal udara meningkat seiring dengan peningkatan daya boiler.

Selain efek ekonomi, kita tentunya tidak bisa tidak memperhatikan komponen lingkungan: karena penghematan konsumsi bahan bakar merupakan pengurangan signifikan dalam emisi produk pembakaran bahan bakar berbahaya ke atmosfer.

Permukaan pemanas kemasan yang terdiri dari 300 – 340 m2 per m3  ini disebut kekompakan/kepadatan. Waktu tinggal pengemasan dalam aliran gas dan udara dibatasi pada periode dari 30 sampai 60 detik, oleh karena itu, pengepakan memerlukan pemanasan yang cepat dalam aliran gas dan pendinginan yang sama cepatnya dalam aliran udara. Dalam hal ini, perpindahan panas yang cukup dicapai dengan ketebalan lembaran kemasan 0,5-1,2 mm. Harus dipahami bahwa terdapat berbagai jenis kemasan, dan dengan kekompakan yang lebih sedikit, pengemasan yang lebih efisien akan memiliki kecepatan perpindahan panas yang lebih baik daripada pengemasan konvensional. Selain itu, lembaran tipis pengemasan dari profil yang sesuai (kita akan membicarakannya di bagian yang dikhususkan untuk pengemasan SMKA®) dibedakan dengan munculnya apa yang disebut “efek pembersihan sendiri (self cleaning)“, yang memperpanjang masa pakai elemen pertukaran panas dan PEMANAS AWAL UDARA REGENERATIF BERPUTAR secara keseluruhan.

Menu